Inilah Tugas-Tugas Coach Business Yang Perlu Diketahui

Untuk pebisnis pemula ataupun orang-orang yang terjun dalam bisnis pasti tidak asing dengan business coach. Business coach mendampingi coachee untuk dapat mengembangkan usahanya dengan lebih baik. Berikut adalah beberapa tugas business coach yang perlu diketahui.

1. Memfasilitasi Terciptanya Visi Bisnis

Tugas pertama dari business coach  adalah untuk memfasilitasi terciptanya visi bisnis bagi coachee atau kliennya mengenai rencana ke depan yang bisa diambil untuk menjalankan bisnisnya. Selain visi, business coach juga memfasilitasi strategi apa yang akan diambil oleh pebisnis yang menjadi kliennya tersebut supaya usahanya semakin maju.

Nantinya, klien akan mengatakan mengenai kondisi bisnis miliknya dan juga rencana-rencana yang hendak diambilnya kepada coach. Lebih lanjut, coach akan mengajak klien untuk melihat pemikiran tersebut dari perspektif yang berbeda. Dengan demikian, klien mendapatkan gambaran dan perspektif yang lebih lengkap tentang bisnisnya.

2. Menganalisa Bisnis

Kemudian, tugas lain yang bisa dikerjakan oleh pelatih bisnis ialah untuk menganalisa perjalanan dari bisnis milik kliennya. Analisa ini perlu dilakukan oleh pebisnis untuk mengetahui produk apa saja yang paling disukai oleh konsumen dan produk apa yang kurang diinginkan.

Nantinya, bila analisis tersebut diberikan kepada pebisnis maka pebisnis pun dapat mengambil strategi apa yang bisa digunakan untuk meningkatkan penjualan produknya. Selain itu, pebisnis juga dapat mengambil langkah yang akan diambil mengenai produk yang kurang laris di pasaran. Apakah akan ditarik atau dikembangkan lagi.

3. Memantau Jalannya Bisnis

Berikutnya, hal lain yang bisa dilakukan oleh coach business adalah membantu untuk memantau jalannya bisnis milik klien. Coach akan melihat bagaimana pertumbuhan dari bisnis dari kliennya tersebut dan apa yang harus dilakukan ke depannya.

Kemudian, coach akan memberikan beberapa pilihan strategi kepada pebisnis tentang bagaimana cara untuk meningkatkan kembali penjualan yang menurun ataupun untuk menstabilkan bisnis. Dengan demikian, pebisnis bisa mengambil langkah yang tepat untuk menyelamatkan usahanya dari kebuntuan.

4. Menyampaikan Kelebihan Dan Kekurangan Pebisnis

Lebih lanjut, seorang pelatih bisnis biasanya juga memahami apakah kelebihan maupun kekurangan dari klien tersebut dalam menjalankan bisnisnya. Contohnya saja, pebisnis memiliki kecenderungan untuk bersifat lunak. Maka pelatih akan memberikan saran tertentu supaya pebisnis dapat menjadi tegas di saat-saat yang diperlukan dan tetap bersifat lunak untuk situasi tertentu.

Pelatih juga akan melatih bagaimana caranya untuk mengelola bisnis dengan sifat-sifat yang dimiliki oleh kliennya tersebut. Dengan demikian maka pebisnis pun mampu menempatkan diri sesuai dengan kondisi sehingga lebih professional.

5. Menyamakan Visi Misi

Kemudian, pelatih dan juga klien juga perlu melakukan komunikasi guna memahami visi misi untuk meningkatkan hasil usaha atau cara-cara untuk mengelola usaha. Dengan saling memahami visi misi dan tidak saling bertentangan maka langkah yang diambil pun lebih terarah demi peningkatan bisnis yang dijalankan tersebut.

Demikianlah beberapa tugas yang biasa dilaksanakan oleh coach business untuk melayani kliennya. Klien bisa memilih pelatih untuk menjalankan salah satu ataupun semua tugas tersebut tergantung dari kebutuhan klien itu sendiri dan sesuai dengan persetujuan masing-masing.