Pengertian Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial

Pengertian Diferensiasi Sosial

Diferensiasi sosial adalah pembedaan penduduk atau warga masyarakat ke dalam berbagai golongan atau kelompok secara horizontal.Diferensiasi sosial bersifat horizontal karena dalam kacamata sosiologi semua ras, agama, dan gender yang terdapat dalam masyarakat adalah sederajat, tidak ada yang lebih tinggi atau rendah kedudukannya. Diferensiasi sosial di dalam masyarakat disebabkan oleh adanya ciri-ciri tertentu, yakni:

  1. Ciri Fisik, hal ini berkaitan dengan apa yang dinamakan ras, yaitu penggolongan manusia atas dasar persamaan-persamaan ciri-ciri fisik.
  2. Ciri Sosial, hal ini berkaitan dengan fungsi para warga masyarakat dalam kehidupan sosial.
  3. Ciri Budaya, hal ini cenderung membedakan antara masyarakat satu dengan masyarakat yang lain, bangsa yang satu dengan bangsa yang lain atas dasar perbedaan kebudayaan.

 

Pengertian Stratifikasi Sosial

Stratifikasi Sosial adalah pembedaan penduduk atau warga masyarakat ke dalam golongan-golongan atau kelompok secara vertikal (bertingkat).Dasar stratifikasi masyarakat lebih disebabkan karena adanya sesuatu yang dihargai seperti kekayaan, kekuasaan, kehormatan, pendidikan dan ilmu pengetahuan.Perwujudannya di dalam masyarakat dikenal dengan istilah kelas sosia yang terdiri dari kelas sosial tinggi, menengah, dan rendah.

 

Pengaruh Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial Dalam Kehidupan Masyarakat

  1. Kesehatan. Pengaruh diferensiasi dan stratifikasi terhadap kesehatan bisa dikategorikan sebagai pengaruh tidak langsung, akibat dari ketidaksamaan tingkat ekonomi yang mempengaruhi kesehatan individu.
  2. Pendidikan. Pendidikan merupakan faktor yang cukup penting untuk menentukan peluang bagi seseorang sukses atau gagal dalam kehidupannya.Gelar-gelar kesarjanaan menjadi penting dalam menentukan keberhasilan seseorang untuk mendapatkan pekerjaan.
  3. Harapan hidup. Harapan hidup adalah rata-rata jumlah tahun tambahan yang dapat diharapkan oleh seseorang pada umur tertentu untuk dapat hidup dalam kategori sosial tertentu.Harapannya hidup seseorang berhubungan dengan posisi seseorang dalam tingkatan sosialnya.
  4. Keadilan sosial. Ras, agama, jenis kelamin, profesi, klan, dan suku bangsa merupakan pembeda sosial yang tidak dapat diukur tinggi dan rendahnya.