Ragam Gejala Sosial Dalam Masyarakat

Mengenal Geiala Sosial dalam Masyarakat

Konsep-konsep dasar sosiologi yang telah kamu pelajari pada bab terdahulu dapat membantu kamu untuk mengenati gejala-gejala sosial yang terjadi dalam kehidupan suatu masyarakat. Konsep dasar sosiologi yang meliputi nilai dan norma sosial, interaksi sosial atau proses sosial, lembaga (pranata) sosial atau lembaga kemasyarakatan, ketompok sosial, perubahan sosial dan budaya, serta pelapisan sosial dapat disebut sebagai gejata-gejala yang wajar dalam suatu masyarakat.

Konsep-konsep dasar sosiologi dapat membantu kita untuk mengenati dan mengidentifikasi gejala-gejala sosial yang terjadi dalam masyarakat. Agar tebih jelas bagaimana mengaitkan beberapa konsep dasar sosiologi untuk mengenali gejala sosial yang terdapat dalam masyarakat perhatikanlah tabel berikut!

No.

Konsep Dasar Sosiologi

Gejala Sosial dalam Masyarakat

1. Interaksi sosial Konflik antarsuku bangsa. Interaksi sosial dalam masyarakat multikultural seperti Indonesia seringkali memicu konftik antarsuku bangsar
2. Kelompok sosial Penyimpangan kelompok sosial. Kelompok sosial yang terbentuk dalam masfarakat adakalanya cenderung menyimpang seperti geng motor, kelompok punk (anak-anak punk), dan terorisme.
3. Perubahan sosial Kemerosotan nilai moral budaya bangsa atau demoralisasi dalam masyarakat. Perubahan sosial yang disebabkan oteh kemajuan teknologi informasi dan komunikasi memudahkan masuknya nilai nilai budaya asing yang bersifat negatif, lebih bebas, dan permisif (serba membolehkan) sehingga memengaruhi nilai-nilai morat budaya bangsa yang dianut masyarakat setempat.
4. Pelapisan sosial Kesenjangan sosial dalam masyarakat adanya petapisan sosial dalam masyarakat seperti kelas atas, menengah dan bawah seringkali memicu kesenjangan sosial dalam masyarakat
5. Kebudayaan Pengadopsian nilai-nilai budaya barat di kalangan remaja. Kebudayaan barat seringkali diadopsi oleh kalangan remaja dewasa ini karena lebih dianggap modern. Ironisnya, nilai-nilai luhur budaya bangsa semakin jauh ditinggalkan.

Ragam Gejala Sosial

Gejala sosial dapat diartikan sebagai peristiwa yang terjadi dan dapat diamati ditam kehidupan sosial. Gejala sosial pada dasarnya bagian dari sosiotogi yang menetaah tentang interaksi manusia yang ditakukan oleh manusia dalam masyarakat dan merupakan gejala yang wajar di tengah masyarakat.

Demikian juga nilai dan norma yang terdapat di masyarakat, kelompok sosial yang terbentuk dan yang lainnya merupakan gejala-gejala sosial yang wajar terjadi. Namun, semua tidak berjalan seperti yang diharapkan sehingga menimbulkan masalah sosial dalam masyarakat. Beberapa jenis gejala sosial yang terdapat dalam masyarakat yang mengalami masalah sosial di antaranya sebagai berikut.

a. Penurunan kualitas moral, yang dikenal juga dengan demoralisasi di mana terjadi rendahnya standar moral dan penetapan nitai yang ditandai dengan indikasi

1). Indikasi Demoralisasi

  • Kualitas dan kuantitas kriminalitas sosial semakin meningkat.
  • Terjadinya kerusuhan yang bersifat anarkis seperti pembakaran rumah.
  • Konftik sosial semakin marak, baik vertikal maupun horizontal.
  • Tindakan korupsi merajalela.
  • Meningkatnya pemakai narkoba dan obat terlarang.
  • Pergaulan bebas semakin merajalel

2). Penyebab Demoralisasi

  • Krisis ekonomi yang berkepanjangan.
  • Pertumbuhan penduduk yang tidak terkendal
  • Menurunnya kewibawaan pemerintah karena tidak mampu memenuhi tuntutan rakyat.
  • Meningkatnya angka kemiskinan.
  • Menurunnya kuatitas aparat penegak hukum.
  • Adanya sikap negatif masyarakat seperti malas, boros, tidak disiplin dan sebagainya.
  • Keengganan memahami ajaran agama.

b. Teroisme, tindakan yang membuat kerusakan-kerusakan dalam masyarakat dengan tujuan menyebarkan rasa takut serta ancaman keamanan masyarakat. Beberapa akibat yang timbul dari tindakan terorisme antara lain sebagai berikut.

  • Jatuhnya korban jiwa dan materi.
  • Menurunnya pendapatan sektor pariwisata.
  • Adanya rasa takut akan keselamatan jiwa (trauma).

c. Disorganisasi keluarga, merupakan perpecahan keluarga dalam suatu unit, karena anggotanya gagal dalam melakukan kewajiban yang sesuai dengan peranan sosiat.

d. Kemiskinan, merupakan suatu keadaan masyarakat mengalami kesenjangan antara pendapatan dengan kebutuhan, karena keterbatasan dalarn mengembangkan diri. Beberapa akibat yang timbul dari meningkatnya angka kemiskinan antara lain:

  • penurunan tingkat kesehatan masyarakat akibat kekurangan gizi, contohnya kasus busung lapar di beberapa daerah yang akhir-akhir ini semakin meningkat; dan
  • munculnya demoralisasi yang ditandai dengan meningkatnya angka kriminalitas.

e. Kenakalan Remaja (Delinkuensi), kenakalan remaja adalah semua perbuatan anak remaja (usia belasan tahun) yang berlawanan dengan ketertiban umum (nilai dan norma yang diakui bersama) yang ditujukan pada orang lain, binatang. dan barang-barang yang dapat menimbulkan bahaya atau kerugian pada pihak l Contohnya, pemerkosaan dan kumpul kebo. Hal ini merupakan tindakan penyimpangan seksual yang tidak sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat.

f. Peilaku menyimpang, merupakan perilaku yang tidak sesuai dengan nilai dan norma sosial di mana tidak terjadi kesesuaian atau ketidakharmonisan hubungan sosial.

g. Keberagaman kelompok sosial dan budaya, merupakan gejala sosial dalam masyarakat multikultural yang tidak teretakan adanya. Keberagaman kelompok sosial yang dapat kita lihat datam tipe masyarakat diantaranya sebagai berikut.

  • Tipe masyarakat Indonesia yang berdasarkan kehidupan sosial budaya.
  • Kelompok masyarakat Indonesia berdasarkan etnis, agama, dan stratifikasi sosial.
  • Dampak keanekaragaman kelompok sosial dan budaya dalam masyarakat multikultura

Penggunaan Konsep Dasar sosiologi dalam Menganalisis Geiala sosial

sosiologi sangat berperan dalam membantu peneliti untuk menganalisis berbagai gejala sosial dalam masyarakat, analisis tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan konsep-konsep dasar sosiologi yang telah kita pelajari sebelumnya.

Melalui analisis berbagai gejala sosial dalam masyarakat, kita akan memahami hubungan sosial yang terjadi datam masyarakat tersebut, termasuk hubungan sosial di katangan remaja yang terlibat kenakalan remaja. Untuk lebih memahaminya coba analisislah gejala-gejala sosial di sekitar kita dengan mengunakan konsep dasar sosiologi agar kita lebih memahami hubungan sosial dalam masyarakat!